8 Alasan Utama Kenapa sebuah Jurnal turun Peringkat SINTA

 Berikut adalah 8 alasan utama yang menyebabkan sebuah jurnal mengalami penurunan peringkat SINTA (reakreditasi), berdasarkan sumber yang tersedia:

  1. Kualitas Substansi dan Kebaruan (Novelty) yang Rendah: Artikel yang diterbitkan seringkali kurang menunjukkan kontribusi ilmiah yang jelas, menggunakan kajian teori yang sudah usang (lebih dari 5 tahun), serta memiliki metodologi penelitian yang tidak dijelaskan secara komprehensif.
  2. Proses Editorial OJS yang Tidak Transparan: Banyak jurnal melakukan proses penyuntingan dan penugasan reviewer di luar sistem OJS, sehingga jejak sejarah editorial (editorial history) tidak terdokumentasi dengan baik. Hal ini menurunkan poin pada aspek manajemen jurnal.
  3. Keterlibatan Mitra Bestari (Reviewer) Tidak Substansial: Sering ditemukan artikel yang lolos tahap review tanpa masukan substantif dari reviewer. Dalam banyak kasus, proses review justru dilakukan sepenuhnya oleh editor, bukan oleh mitra bestari yang kompeten.
  4. Kualitas Penulisan dan Konsistensi Format yang Buruk: Terdapat ketidakkonsistenan dalam penggunaan struktur IMRaD, abstrak yang tidak informatif, serta tata letak (layout) yang berubah-ubah antar artikel maupun antar edisi terbitan.
  5. Referensi Tidak Memadai dan Tidak Mutakhir: Banyak artikel yang minim menggunakan sumber acuan primer (jurnal/prosiding) dan lebih banyak menggunakan referensi usang. Selain itu, penulis seringkali tidak menggunakan aplikasi manajemen referensi standar seperti Mendeley atau Zotero.
  6. Ketidakkonsistenan Frekuensi Terbit dan Jumlah Artikel: Jurnal sering mengalami masalah keterlambatan jadwal terbit serta perubahan jumlah artikel yang drastis di setiap edisi tanpa mempertimbangkan kualitas. Kurangnya diversitas afiliasi penulis juga menjadi faktor penilaian.
  7. Tampilan Website dan Tata Letak Tidak Profesional: Desain website OJS yang masih standar bawaan (default), penggunaan garis vertikal pada tabel (yang seharusnya hanya horizontal), serta kualitas resolusi gambar dan grafik yang rendah memberikan kesan tidak profesional bagi asesor.
  8. Visibilitas dan Indeksasi yang Terbatas: Dampak ilmiah jurnal dinilai rendah karena hanya terindeks di basis data dasar seperti Google Scholar. Masalah lain meliputi DOI yang tidak aktif serta belum terdaftarnya jurnal di pengindeks internasional bereputasi seperti DOAJ.

Tidak ada komentar: