LPPM Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Jurnal Menuju Terindeks DOAJ yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis LPPM UMK dalam meningkatkan kualitas tata kelola jurnal ilmiah agar memenuhi standar indeksasi internasional, khususnya Directory of Open Access Journals (DOAJ).
Pendampingan ini menghadirkan Dr. Faizal Risdianto, S.S., M.Hum., Kepala Rumah Jurnal UIN Salatiga, sebagai narasumber utama. Dr. Faizal dikenal sebagai pengelola jurnal berpengalaman sejak tahun 2015 serta pernah menjalani peran sebagai Associate Editor DOAJ selama satu tahun di bawah bimbingan Leena Shah dan Judith Barnsby, sehingga memiliki pemahaman mendalam mengenai standar dan kebijakan DOAJ.
Dalam pemaparannya, Dr. Faizal menjelaskan secara komprehensif 16 Pernyataan Etika Publikasi dan Praktik Terbaik Jurnal yang selaras dengan Kode Etik dan Best Practice Committee on Publication Ethics (COPE). Materi mencakup berbagai kebijakan penting, antara lain kebijakan kepengarangan dan kontributor, mekanisme pengaduan dan banding, penanganan pelanggaran etika penelitian, pengelolaan benturan kepentingan, hingga kebijakan berbagi data dan reprodusibilitas penelitian.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti aspek pengawasan etika penelitian, pengaturan hak kekayaan intelektual, ruang diskusi pascapublikasi, serta prosedur koreksi dan pencabutan artikel guna menjaga integritas rekam jejak keilmuan. Seluruh kebijakan tersebut ditekankan sebagai fondasi utama dalam membangun jurnal yang transparan, akuntabel, dan beretika sesuai standar internasional.
Tidak hanya bersifat konseptual, Dr. Faizal juga membagikan tips dan trik agar jurnal dapat diterima (accepted) di DOAJ, berdasarkan pengalaman nyata mendampingi berbagai jurnal serta analisis terhadap sejumlah kasus penolakan (reject) pengajuan indeksasi DOAJ. Melalui kegiatan ini, pengelola jurnal di lingkungan UMK diharapkan mampu memperkuat tata kelola jurnal secara berkelanjutan dan meningkatkan peluang jurnal untuk berhasil terindeks DOAJ.


