
Journal of Animal, Food and Environmental Sciences (JAFES) merupakan jurnal peer-reviewed dan open-access yang didedikasikan untuk memajukan pengetahuan ilmiah serta inovasi di bidang ilmu peternakan, ilmu pangan, dan ilmu lingkungan. Jurnal ini berfungsi sebagai platform multidisiplin untuk menyebarluaskan artikel penelitian orisinal berkualitas tinggi dan makalah ulasan yang berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan sistem produksi ternak, ketahanan pangan, manajemen lingkungan, serta pendekatan One Health. JAFES menerima studi fundamental, terapan, maupun interdisipliner yang menjawab tantangan terkini dan teknologi berkembang dalam pertanian hewan, sistem pangan, dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, jurnal ini mendorong penelitian yang mengintegrasikan perspektif biologis, teknologi, ekologi, agribisnis, dan kebijakan demi mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan sistem pertanian dan lingkungan di seluruh dunia.
Di bidang Ilmu Peternakan (Animal Sciences), ruang lingkup jurnal ini mencakup produksi hewan dan manajemen peternakan; pemuliaan, genetika, dan genomik hewan; nutrisi dan ilmu pakan; serta fisiologi, reproduksi, dan endokrinologi hewan. JAFES juga memuat topik mengenai kesehatan hewan, kedokteran hewan (berbagai sub-bidang), mikrobiologi veteriner, virologi, parasitologi, epidemiologi, serta kesejahteraan, perilaku, dan etika hewan. Lebih lanjut, fokusnya meluas hingga sistem peternakan presisi (smart farming), akuakultur dan kesehatan hewan air, konservasi serta manajemen satwa liar, hingga pendekatan One Health dan penyakit zoonosis.
Sementara itu, pada ranah Ilmu dan Teknologi Pangan (Food Sciences and Technology), cakupannya meliputi kimia dan biokimia pangan; mikrobiologi dan keamanan pangan; penilaian kualitas pangan serta penjaminan produk halal; serta teknologi pengolahan dan pengawetan pangan. Bidang ini juga mewadahi penelitian tentang pangan fungsional, nutrasetikal, senyawa bioaktif, bioteknologi pangan, produk pangan inovatif, teknologi pascapanen, produk bernilai tambah, autentikasi pangan, keterlacakan (traceability), penilaian risiko, serta nutrisi, ketahanan pangan, dan sistem pangan berkelanjutan.
Pada aspek Ilmu Lingkungan (Environmental Sciences), ruang lingkupnya berfokus pada pemantauan dan penilaian lingkungan; mikrobiologi dan bioteknologi lingkungan; dampak perubahan iklim terhadap pertanian dan ekosistem; konservasi keanekaragaman hayati; serta manajemen ekosistem. JAFES juga menerima kajian mengenai ilmu tanah, manajemen dan restorasi lahan, pengelolaan sumber daya air, lingkungan perairan, manajemen limbah, daur ulang, pemulihan sumber daya, energi terbarukan, sistem bioenergi, polusi lingkungan, teknologi remediasi, penilaian risiko ekologis, kesehatan lingkungan, serta pertanian berkelanjutan.
Terakhir, jurnal ini merangkul Topik Interdisipliner dan Isu Berkembang (Interdisciplinary and Emerging Topics) yang mengintegrasikan bioteknologi pertanian dan lingkungan; bioinformatika, biologi komputasi, dan analitik data; sistem informasi geografis (SIG) dan analisis spasial; pertanian presisi serta teknologi digital; hingga pertanian cerdas iklim (climate-smart agriculture). Topik mengenai agribisnis dan studi kebijakan yang terkait dengan sistem hewan, pangan, dan lingkungan, serta pendekatan terpadu yang mendukung ketahanan pangan, ketahanan ekosistem, dan inisiatif One Health juga menjadi bagian penting dari jurnal ini.
Secara keseluruhan, JAFES menerbitkan studi yang melibatkan hewan ternak, hewan kesayangan, organisme akuatik, spesies satwa liar, produk pangan, sistem pertanian, dan lingkungan alam. Setiap manuskrip yang masuk harus menunjukkan ketatnya metodologi ilmiah (scientific rigor), orisinalitas, serta relevansi bagi para peneliti, akademisi, profesional industri, pembuat kebijakan, dan praktisi. Melalui penguatan kolaborasi interdisipliner dan pertukaran pengetahuan ilmiah ini, JAFES berkomitmen untuk berkontribusi nyata pada produksi hewan yang berkelanjutan, sistem pangan yang aman dan bergizi, perlindungan lingkungan, serta kesehatan global.

