2026 AIICARE CONFERENCE CALL FOR CONTRIBUTIONS

 


✨ *CALL FOR CONTRIBUTIONS* ✨

*AIICARE LP2M UIN Salatiga* invites scholars, researchers, and practitioners to contribute to: *2026 Annual International Interdisciplinary Conference and Research Expo (AIICARE)*

Theme: *“Integrating Islamic Thought, Education, Science, and Society: Multidisciplinary Approaches to Global Transformation”*

📅 Key Dates:

*Deadline of abstract submission: July   31, 2026*

*Submission (Full Paper):  August 31, 2026*

*Editorial Check & Peer Review: September  15, 2026*

Conference Date: October  5-6, 2026

Notification: 26 October 2026

Revision: 9 November 2026

📅 *Conference Date: October 5-6, 2026*

📍 Venue: Laras Asri Hotel, Salatiga

*Keynote Speaker*

*Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag*. – Rector of UIN Salatiga

*Invited Speakers*

*Prof. Dr. Irma Wani Binti Othman*, Universiti Malaysia Sabah

*Associate. Prof. Dr. Abd. Razak Zakaria*, University of Malaya, Malaysia

*Associate Prof. Dr. Ashek Mahmud*, Jagannath University of Dhaka, Bangladesh

*Prof. Farhana Zaman, PhD*, Jagannath University of Dhaka, Bangladesh

*Prof. Dr. Anak Agung Ayu Dian Andriyani, S.S., M.Hum*,  Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia

*Dr. Faizal Risdianto, S.S,M.Hum*, Universitas Islam Negeri Salatiga

*Conference Topics*

1. Contemporary Ijtihad and Reform in Islamic Legal Thought (Renewal of Islamic jurisprudence in response to global issues)

2. Islam, Human Rights, and Global Ethics (Islamic perspectives on justice, equality, and humanitarian values)

3. Islamic Governance, Civil Society, and Public Policy (Religion-state relations, democracy, and policy reform)

4. Transforming Islamic Education in the Digital Era (Blended learning, AI in madrasah, e-learning models)

5. Curriculum Integration: Bridging Religious and Scientific Knowledge (Integration-interconnection paradigm in Islamic institutions)

6. Teacher Professional Development in Islamic Educational Institutions   (Pedagogical innovation and competency development)

7. English Language Teaching in Islamic Educational Contexts (ESP, EAP, TOEFL preparation, global communication)

8. Arabic Language, Literature, and Islamic Intellectual Heritage (Philology, literary studies, classical and modern texts)

9. Religious Communication and Digital Da’wah in the Global Age (Media studies, social media discourse, cyber-pragmatics)

10. Islamic Finance, Banking, and Financial Technology (FinTech) (Innovation in Sharia-compliant systems)

11. Islamic Economic Ethics and Sustainable Development Goals (SDGs) (Social justice, poverty alleviation, green economy)

12. Halal Industry, Global Trade, and Economic Transformation (Halal supply chains, certification, global markets)

13. Integration of Islamic Worldview and Scientific Inquiry (Philosophy of science in Islamic perspective)

14. Mathematics and Quantitative Approaches in Social and Religious Studies (Statistical modeling, big data in Islamic research)

15. Muslim Societies in a Globalized World: Identity, Pluralism, and Social Change (Migration, multiculturalism, interfaith engagement)

*The submitted papers will be published in SINTA  1 & SINTA 2 indexed journals and AIICARE Proceedings* https://conferences.uinsalatiga.ac.id/index.php/iicare/index

📌 Submission Link: https://s.id/2026AIICAREregistration

*Conference Fees:*

*Presenters Fees*: Mahasiswa 150 K, Dosen UIN Salatiga 350 K, Dosen umum 400 K

Facilities: Tool kits & Merchandise.

*Non-Presenters Fees:* 

Mahasiswa 100 K, Dosen UIN Salatiga 300 K, Dosen umum 350 K

*Contact Person: *Heru Saputra, M.A* Telp: *+6285784128728*

🌟 Organized by *AIICARE LP2M UIN Salatiga*

STATUS AKRED JURNAL UIN SALATIGA PER AGUSTUS 2026

 

Persentase dari 25 jurnal

  • 🥇 SINTA 1: 2 jurnal (8%)
  • 🥈 SINTA 2: 9 jurnal (36%)
  • 🥉 SINTA 3: 7 jurnal (28%)
  • SINTA 4: 4 jurnal (16%)
  • SINTA 5: 1 jurnal (4%)
  • Belum SINTA: 2 jurnal (8%)

Kesimpulan: UIN Salatiga memiliki 23 jurnal yang sudah terakreditasi SINTA, atau 92% dari total 25 jurnal. Distribusi terbesar berada pada SINTA 2 (9 jurnal), disusul SINTA 3 (7 jurnal). Sementara itu, terdapat 2 jurnal SINTA 1 dan 1 jurnal SINTA 5. Dua jurnal lainnya masih belum memiliki peringkat SINTA.

SOFT FILE: https://docs.google.com/document/d/1_uxwLbY0jxZhu84twVuCUUFlAEk48T2Q/edit?usp=sharing&ouid=114000742223423553730&rtpof=true&sd=true

JASA PENDAMPINGAN INDEXING DOAJ

 


JASA PENDAMPINGAN INDEXING DOAJ

 

Tingkatkan Kesiapan Jurnal Anda untuk Pengajuan ke DOAJ

Directory of Open Access Journals (DOAJ) merupakan salah satu direktori internasional yang kredibel untuk jurnal Open Access. Kehadiran jurnal dalam DOAJ dapat mendukung visibilitas, keterjangkauan, dan internasionalisasi jurnal, sekaligus menjadi salah satu aspek yang relevan dalam penilaian penyebarluasan jurnal pada akreditasi ARJUNA.

Apakah institusi atau lembaga Anda memiliki jurnal berbasis OJS 2 atau OJS 3 dan sedang mempersiapkan pengajuan indeksasi ke DOAJ?

Kami menyediakan jasa pendampingan persiapan dan pengajuan DOAJ untuk membantu pengelola jurnal memastikan website jurnal, kebijakan editorial, transparansi informasi, dan dokumen pendukung telah dipersiapkan dengan lebih baik sesuai dengan persyaratan DOAJ.

📌 Paket Pendampingan yang Kami Tawarkan

1. Review & Perbaikan Website Jurnal
Pendampingan untuk meninjau dan memperbaiki informasi pada website jurnal/OJS agar lebih sesuai dengan persyaratan dan praktik yang diharapkan dalam proses pengajuan DOAJ.

2. Pendampingan Pengajuan DOAJ
Pendampingan secara online dalam mempersiapkan dan melakukan proses submission jurnal ke DOAJ.

3. Konsultasi & Pendampingan Pasca-Submission
Konsultasi dan pendampingan untuk melakukan evaluasi serta perbaikan apabila jurnal memperoleh rejection, feedback, atau permintaan perbaikan dari pihak DOAJ.

🎯 Cocok untuk

· Pengelola jurnal OJS 2 maupun OJS 3

· Jurnal yang sedang mempersiapkan internasionalisasi

· Jurnal yang ingin meningkatkan visibilitas dan discoverability

· Jurnal yang akan mengajukan indeksasi DOAJ

· Pengelola jurnal yang membutuhkan review dan evaluasi kesiapan sebelum submission

📞 Konsultasi & Informasi

Untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi mengenai kesiapan jurnal Anda, silakan hubungi:

Admin WhatsApp:
📱 +62 821-3819-2095
📱 0856-4201-9501

Official Website:
https://jolcc.org/bikinwebojs/

Catatan: Pendampingan bertujuan membantu meningkatkan kesiapan dan kualitas pengajuan jurnal. Keputusan akhir mengenai penerimaan atau indeksasi tetap berada pada pihak DOAJ sesuai dengan kriteria dan proses evaluasi yang berlaku.




 



ACI LOGO

 

https://drive.google.com/file/d/1GiAkQmNLjXCrzX1V0YwtgFk9r4B4UWh-/view

8 Alasan Utama Kenapa sebuah Jurnal turun Peringkat SINTA

 Berikut adalah 8 alasan utama yang menyebabkan sebuah jurnal mengalami penurunan peringkat SINTA (reakreditasi), berdasarkan sumber yang tersedia:

  1. Kualitas Substansi dan Kebaruan (Novelty) yang Rendah: Artikel yang diterbitkan seringkali kurang menunjukkan kontribusi ilmiah yang jelas, menggunakan kajian teori yang sudah usang (lebih dari 5 tahun), serta memiliki metodologi penelitian yang tidak dijelaskan secara komprehensif.
  2. Proses Editorial OJS yang Tidak Transparan: Banyak jurnal melakukan proses penyuntingan dan penugasan reviewer di luar sistem OJS, sehingga jejak sejarah editorial (editorial history) tidak terdokumentasi dengan baik. Hal ini menurunkan poin pada aspek manajemen jurnal.
  3. Keterlibatan Mitra Bestari (Reviewer) Tidak Substansial: Sering ditemukan artikel yang lolos tahap review tanpa masukan substantif dari reviewer. Dalam banyak kasus, proses review justru dilakukan sepenuhnya oleh editor, bukan oleh mitra bestari yang kompeten.
  4. Kualitas Penulisan dan Konsistensi Format yang Buruk: Terdapat ketidakkonsistenan dalam penggunaan struktur IMRaD, abstrak yang tidak informatif, serta tata letak (layout) yang berubah-ubah antar artikel maupun antar edisi terbitan.
  5. Referensi Tidak Memadai dan Tidak Mutakhir: Banyak artikel yang minim menggunakan sumber acuan primer (jurnal/prosiding) dan lebih banyak menggunakan referensi usang. Selain itu, penulis seringkali tidak menggunakan aplikasi manajemen referensi standar seperti Mendeley atau Zotero.
  6. Ketidakkonsistenan Frekuensi Terbit dan Jumlah Artikel: Jurnal sering mengalami masalah keterlambatan jadwal terbit serta perubahan jumlah artikel yang drastis di setiap edisi tanpa mempertimbangkan kualitas. Kurangnya diversitas afiliasi penulis juga menjadi faktor penilaian.
  7. Tampilan Website dan Tata Letak Tidak Profesional: Desain website OJS yang masih standar bawaan (default), penggunaan garis vertikal pada tabel (yang seharusnya hanya horizontal), serta kualitas resolusi gambar dan grafik yang rendah memberikan kesan tidak profesional bagi asesor.
  8. Visibilitas dan Indeksasi yang Terbatas: Dampak ilmiah jurnal dinilai rendah karena hanya terindeks di basis data dasar seperti Google Scholar. Masalah lain meliputi DOI yang tidak aktif serta belum terdaftarnya jurnal di pengindeks internasional bereputasi seperti DOAJ.