22 Questions & Answers dealing with Journal of Pragmatics Research, Indonesian SINTA 3, DOAJ indexed journal

 


1. Is the Journal of Pragmatics Research currently accepting new manuscript submissions?

Yes. The journal is actively accepting submissions. A specific "Call for Papers" has been issued for Volume 8, No. 3, October 2026, with a submission deadline of 15 September 2026.


2. Does the editorial team provide a preliminary suitability assessment based on the manuscript title and abstract?

Yes. The journal conducts an initial screening process for all submitted manuscripts. This assessment evaluates the quality of the manuscript and ensures that it falls within the journal's scope. If the manuscript is deemed to be outside the journal's scope or of insufficient quality, it may be rejected at this stage. Should the manuscript demonstrate potential, the author will be offered the option of a fast-track or regular-track review.


3. Are submissions from international authors and institutions, including authors from Pakistan, eligible?

Yes. The journal explicitly welcomes submissions from international authors. Its stated mission is to bring local Indonesian insights "to a wider international readership—from local to global," and it "welcomes comparative and theoretical studies that connect local contexts to global discussions." The guidelines for authors, including the publication fee structure, differentiate between Indonesian and foreign authors, thereby confirming that international submissions are eligible.


4. Does the journal accept studies conducted outside Indonesia when they provide a clear contribution to international discussions in pragmatics, sociolinguistics, discourse analysis, or applied linguistics?

Yes. Although the journal's scope is grounded in the Indonesian context, it actively welcomes comparative and theoretical studies that connect local contexts to global discussions in fields including, but not limited to, cognitive linguistics, sociolinguistics, discourse analysis, applied linguistics, anthropology, and communication studies. Accordingly, a study conducted outside Indonesia that offers a clear and significant contribution to international discussions in these fields would be highly suitable.

8 alasan kuat mengapa peringkat SINTA jurnal dapat turun

 Berikut 8 alasan kuat mengapa peringkat SINTA jurnal dapat turun, berdasarkan catatan hasil evaluasi yang diberikan oleh Asessor ARJUNA:

  1. Proses peer review belum berjalan secara optimal, karena terdapat reviewer yang tidak memberikan komentar substantif, tidak mengunggah hasil review, bahkan tidak melakukan login ke OJS sehingga proses review justru dilakukan oleh editor.

  2. Konsistensi kualitas dan format artikel masih lemah, terutama pada layout, ukuran font, margin, tata letak, struktur artikel, tabel, gambar, serta penerapan gaya selingkung antarartikel dan antarterbitan.

  3. Jumlah artikel pada setiap edisi tidak konsisten dan mengalami peningkatan signifikan, sehingga dapat menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan jurnal dalam menjaga kualitas seleksi dan proses editorial.

  4. Substansi dan fokus keilmuan artikel perlu diperkuat, karena sebagian artikel dinilai belum sepenuhnya menunjukkan fokus bidang yang spesifik, kontribusi ilmiah yang kuat, kebaruan penelitian, dan penggunaan teori atau literatur terbaru.

  5. Keterlibatan penulis internasional belum menunjukkan kontribusi yang cukup signifikan, karena penulis asing sering berada pada urutan belakang dan berpotensi dipersepsikan hanya sebagai pelengkap persyaratan internasionalisasi.

  6. Kualitas referensi dan sistem sitasi belum seragam, dengan masih adanya ketidakkonsistenan gaya pengutipan, keterbatasan sumber primer, serta kurangnya penggunaan referensi ilmiah yang relevan dan mutakhir.

  7. Kualitas penampilan artikel dan website masih memerlukan perbaikan, termasuk kesalahan tipografi, kualitas gambar dan grafik, format tabel, margin PDF, serta desain website OJS yang dinilai masih terlalu standar dan kurang memiliki ciri khas.

  8. Penyebarluasan dan dampak jurnal belum maksimal, yang terlihat dari perlunya peningkatan kunjungan unik, perluasan indeksasi internasional, pembaruan metadata artikel pada lembaga pengindeks, serta memastikan seluruh DOI artikel aktif dan dapat dilacak.

Jurnal DinamikA

 Jurnal DinamikA

https://ejournal.uinsalatiga.ac.id/index.php/dinamika/index







logo baru dinamika